Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning BUAH DALAM AL QUR’AN – Maria Ulfa Blog

BUAH DALAM AL QUR’AN

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?’ (Adz-Dzariyat : 20)

 

“dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepadaNya” (Al Maidah : 88)

 

 

Di dalam Al Qur’an terdapat buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Buah-buahan tersebut diantaranya adalah buah Kurma, buah Tin, buah Delima, buah Zaitun, buah Anggur, dan buah Pisang. Namun, di dalam Al Qur’an juga menyebutkan buah Khuldi.  Nah, berikut ini akan kita bahas satu persatu mengenai buah-buahan tersebut.

 

1.BUAH KHULDI

Buah Khuldi adalah buah terlarang dari surge yang telah menyebabkan Nabi Adam as. dan Siti Hawa kita diturunkan dari surge akibat memakan buah ini. Seperti yang disebutkan di dalam Al Qur’an Surah Al-A’raaf ayat 22.

“Maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” 

 

2. BUAH KURMA (Dates Fruit)

Seperti yang pernah saya tulis di blog sebelumnya tentang Manfaat Buah Kurma (link: http://mariaulfa.staff.umy.ac.id/2017/06/01/manfaat-buah-kurma/), buah Kurma disebut dalam Al Qur’an sebanyak dua puluh kali. Terdapat pada: QS. Al An`Am : 99, Al An`Am : 141, Al Kahfi : 32, Thaha : 71, Asy Syu`Ara : 148, Qamar : 20, Ar Rahman : 11, Ar Rahman : 68, Al Haqqah : 7, Abasa : 27-29, Maryam : 23, Maryam : 25, Al Baqarah : 266, Qs. Ar Ra`D : 4, An Nahl : 11, An Nahl : 67, Al Isra` : 91, Al Mu`Minun : 19, Yasin : 34, dan Ibrahim : 24. Lima belas ayat menyebutnya bersama dengan tumbuhan lainnya, sebagai karunia Allah bagi umat manusia.

 

3. BUAH TIN (Fig)

Buah Tin tidak ada di daerah Hijaz maupun Madinah. Al Qur’an hanya menyebutkan sekali dan di satu tempat saja, yaitu dalam Qur’an Surah At-Tiin ayat 1 “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,”

 

4. BUAH DELIMA (Pomegranate)

Dituliskan di dalam Al Qur’an Surah Ar Rahman ayat 68: 

“Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.”

Surah Al-An’aam ayat 141.

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetic hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

 

5. BUAH ZAITUN (Olive)

Pohon Zaitun pertama kali berasal dari Mediterania Timur antara 8.000-6.000 tahun yang lalu. Mediterania adalah tepat di sekitar bukit Thursina, tempat perpaduan iklim sehingga kebanyakan manusia senang hidup di daerah ini, begitupun tumbuh-tumbuhan dapat tumbuh dengan baik di daerah ini karena memiliki iklim yang bagus.

Di dalam Al Qur’an, buah Zaitun disebut sebanyak 7 kali, diantaranya terdapat dalam Surah An Nahl Ayat 11:

“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

Surah Al Mukminuun ayat 20 :

“dan pohon kayu keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan”.

Pohon zaitun tidak disebutkan secara langsung didalam ayat ini, tapi disebutkan bahwa ada sebuah pohon kayu dari Thursina yang menghasilkan minyak. Dimana pada saat itu pohon yang ada di Thursina hanyalah pohon zaitun. Zaitun menghasilkan minyak, namun pada lahiriahnya buah zaitun tidak berminyak. Buah Zaitun sangat popular dengan “Olive Oil” atau Minyak Zaitun karena banya manfaatnya, mulai dari pemakaian dalam hal masak-memasak hingga digunakan untuk perawatan kulit (skincare).

 

6. BUAH ANGGUR (Grape)

Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama.  Anggur sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh as. Buah ini disebutkan dalam Alquran sebanyak 14 kali. Salah satunya adalah pada Surah An-Nahl ayat 11:

“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

 

7. BUAH PISANG (Banana)

Buah Pisang adalah buah yang disebut dalam Al Qur’an sebagai salah satu buah-buahan surge, seperti yang tertulis di Surah Al Waqi’ah ayat 29:

“Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)”

 

Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*